Tuesday, June 14, 2011

Kawin silang kenari


Kawin Silang, istilah yang sering kita dengan apabila ada dua jenis hewan yang berbeda dikawinkan untuk manghasilkan jenis yang baru dan lebih baik. Perkawinan silang pada kenari harus sesuai dengan panduan yang kita inginkan baik dari segi warna dan jenis suaranya. Selama ini banyak sekali kalangan pengemar kenari berexperimen dengan berbagai jenis, hasilnya tentu akan bermacam - macam bentuknya tergantung dari kedua burung yang dikawinkan.
Dari pengamatan yang ada hanya ada beberapa saja yang mampu untuk menghasilkan jenis baru yang lebih ungul baik dari segi bentuk dan suaranya, inipun jarang sekali untuk dapat mempertahankan sampai keturunan berikutnya banyak sekali faktor yang sangat mempengaruhi keduanya.
Sedang di Indonesia sendiri untuk menghasilkan jenis yang baru ini hanya
sebatas ujicoba tidak seperti yang dilakukan oleh orang - orang eropa yang dapat mengasilkan jenis baru dan mempertahankan jenis tersebut sampai keturunan berikutnya. Sebagian besar pengemar kenari di Indonesia mencoba melakukan kawin silang antara beberapa jenis kenari, namun hanya sebatas mencari keturunan bersuara bagus atau mudah dididik untuk diisi dengan suara burung lain, mengingat sebagian besar pemain kenari Indinesia adalah pemain lapangan yang mengutamakan kualitas suaranya.
Agar suatu perkawinan berhasil dengan baik, burung kenari betina haruslah menemukan burung kenari jantan jodohnya, untuk kemudian membuat sarang, bertelur dan memelihara anak anaknya. Ini semua terjadi dengan suatu pola yang dapat kita perhatikan sangat berurutan, bagi para peternak yang sudah lama akan sangat memperhatikan kejadian ini. Perkawinan silang ini juga sangat dipengaruhi oleh keadaan sekitarnya terutama sinar matahari dari luar, ini juga dapat dikatakan sebagai pemicu birahinya pejantan kenari, mengapa demikian karena sinar matahari dapat meningkatkan produksi hormon reproduksi bagi pejantan kenari ini sangat terbukti sekali apabila pejantan kenari kurang mendapatkan sinar matahari maka produksi telur yang dihasilkan tidak semuanya akan dibuahi.
Gerakan dan nyayian pejantan ini akan merangsang burung betina sehingga akan meyebabkan burung betika segera membangun sarangya, disaat itu juga indung telur dalam burung betina akan berkembang dengan cepat dan bulu pada dada betina juga akan mengalami kerontokan sebagai akibat dari hormon sekunder yang ada dalam metabolisme tubuhnya. Kalau sarang selesai burung betinapun akan kawin dengan pasanganya, kegiatan perkawinan ini akan berlangsung berkali kali tergantung dari kedua burung itu, jika pasangan burung kenari ini cocok akan sangat cepat proses perkawinanya.
Pembuatan sarang akan emncapai tahap akhir jika burung betika melapisi sarangya dengan bulu - bulu halus, biasanya diambil dari anakan kenari yang masih muda. Semua proses perkawinan silang ini terjadi dengan pola yang sama terus menerus, jika anda peternak kenari pasti anda akan tau.©2001

Sumber : kenariku.tripod.com

No comments:

Post a Comment